Modul Penguatan

Kewirausahaan, Inovasi
& Transformasi Digital

Tujuan Pembelajaran
  • Memahami pola pikir kewirausahaan (entrepreneurial mindset) dalam konteks pemimpin satuan pendidikan.
  • Memahami pendekatan inovasi dan pengembangan program unggulan sekolah.
  • Memahami strategi membangun jejaring dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) serta mengelola program CSR untuk pengembangan pembelajaran dan kesiapan masa depan siswa.
  • Memahami strategi menjangkau sumber CSR dalam negeri maupun luar negeri, termasuk korporasi kelas dunia dan lembaga donor pendidikan internasional.
  • Mengenali kerangka literasi digital bagi kepemimpinan dan transformasi pembelajaran.
  • Memahami prinsip keamanan digital, etika data, dan pemanfaatan teknologi secara bijak.
Write your awesome label here.

Video

30 Menit

Asesmen

120 Menit

Asesmen 1

EMP
(Kewirausahaan)

Asesmen 2

DigComp 2.2 
(Literasi Digital)

Agam Amintaha, M.M.

Kepala SMK Raden Umar Said Kudus

Agam Amintaha adalah kepala sekolah sekaligus penggerak inovasi yang memimpin SMK Raden Umar Said (SMK RUS) Kudus—salah satu sekolah animasi berstandar internasional pertama di Indonesia. Berlatar keahlian teknologi informasi dan pernah menjabat Kepala Program Studi Animasi serta Kepala Studio, ia berperan sentral membangun RUS Animation Studio menjadi rujukan pendidikan vokasi kreatif nasional, didukung kemitraan dengan Bakti Pendidikan Djarum Foundation.

Di bawah kepemimpinannya, SMK RUS menerapkan model pembelajaran berbasis industri (teaching factory): siswa mengerjakan proyek nyata bernilai komersial. Karya-karyanya menembus kanal dan platform internasional—dari Netflix, Nickelodeon, hingga Dubai Expo—dengan klien mancanegara seperti Kanada, Irlandia, Amerika Serikat, Australia, Singapura, dan Uni Emirat Arab. Nilai proyek yang dikerjakan sempat menembus sekitar Rp6 miliar pada 2022, sementara serapan lulusannya ke dunia industri mencapai kisaran 97 persen. Film seperti Nyla dan serial Waka Kibo Kids—yang meraih apresiasi tingkat Asia dan tayang di televisi nasional—menjadi bukti nyata transformasi digital yang dikelolanya.

Perpaduan latar Sarjana Komputer (S.Kom.) dan Magister Manajemen (M.M.) menjadikan Agam figur yang tepat untuk Modul ini. Ia adalah praktisi hidup dari ketiga pilar modul ini: kewirausahaan (mengubah karya siswa menjadi pendapatan sekolah), inovasi (membangun kurikulum berbasis industri kreatif), dan transformasi digital (mengelola studio produksi digital berkelas dunia). Pengalamannya menyalakan mesin kewirausahaan sekolah dari daerah menjadikannya inspirasi konkret bagi kepala sekolah Kalimantan Tengah.

Dibuat dengan